logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊCuaca Buruk Masih Mengancam...
Iklan

Cuaca Buruk Masih Mengancam Ciayumajakuning, Warga Diminta Waspada

Cuaca buruk di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan diprediksi terjadi hingga Jumat (11/12/2020). Angin kencang bahkan bisa mencapai kecepatan 56 kilometer per jam, sedangkan gelombang laut setinggi 3,5 meter.

Oleh
ABDULLAH FIKRI ASHRI
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/bW5nMwYvMnIW3BN3NKuLu-kRF_E=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F01%2Fdbe32c23-fa05-4f35-bf8e-88244676582c_jpg.jpg
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI

Warga melihat pohon jenis palem setinggi hampir 40 meter yang tumbang dan menimpa permukiman di Desa Playangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (12/1/2020). Pohon itu tumbang saat hujan deras dan angin kencang terjadi pada Sabtu sore. Sekitar 10 warga terpaksa mengungsi, termasuk bayi berusia enam bulan yang menderita memar di pipi dan dahi.

CIREBON, KOMPAS β€” Masyarakat di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan atau Ciayumajakuning diminta waspada terhadap cuaca buruk yang diprediksi berlangsung hingga Jumat (11/12/020) nanti. Selain angin kencang, gelombang setinggi 3,5 meter juga mengancam pantai utara Jawa Barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati, yang membawahkan wilayah Ciayumajakuning, mencatat, tinggi gelombang di pantai utara Jabar diprediksi mencapai 2,5 meter pada Senin hingga Rabu (7-9/12/2020). Kondisi tersebut diprediksi terjadi hingga 11 Desember mendatang.

Editor:
aufrida wismi
Bagikan