logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊDua Kabupaten di Jatim Masih...
Iklan

Dua Kabupaten di Jatim Masih Dilanda Banjir

Dua daerah di Jatim masih dilanda banjir meski ketinggian genangan menurun signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Penyaluran bantuan logistik terhadap masyarakat penyintas terus dilakukan beriringan dengan penanganan.

Oleh
RUNIK SRI ASTUTI
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/3IKcc-CRmW2xw1mnRYqRudMEpXQ=/1024x614/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F11%2Fff0c7ac1-4252-46f2-8f1b-73e1c82971a9_jpg.jpg
Kompas/Bahana Patria Gupta

Warga dengan menggunakan busa melewati banjir di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (11/3/2020). Banjir yang melanda dua kecamatan, yaitu Gempol dan Beji, dengan ketingian air 40-120 cm, telah melanda selama empat hari. Sebanyak 6.119 keluarga terdampak banjir tahunan tersebut.

SIDOARJO, KOMPAS β€” Dua daerah di Jawa Timur masih dilanda banjir meski ketinggian genangan menurun signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Penyaluran bantuan logistik terhadap masyarakat penyintas terus dilakukan beriringan dengan upaya penanggulangan bencananya.

Pelaksana tugas Kepala Pelaksana BPBD Jatim Yanuar Rachmadi mengatakan, dua daerah yang masih dilanda banjir adalah Kabupaten Pasuruan dan Sidoarjo. Banjir di Pasuruan kondisinya mulai menyusut meski ketinggian genangan masih tinggi. Di Desa Kedungringin, misalnya, ketinggian air mencapai 20-80 sentimeter (cm).

Editor:
agnespandia
Bagikan