logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊBalikpapan, Calon Tunggal dan ...
Iklan

Balikpapan, Calon Tunggal dan Pandemi dalam Pilkada

Persoalan di Pilkada 2020 Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, berkelindan dari gagalnya partai politik memunculkan banyak pilihan, Covid-19 yang belum terkendali, dan masalah sanksi pelanggaran protokol kesehatan.

Oleh
SUCIPTO
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/s1kdZVadxl5EWOvwmQL38Lmu0vc=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F09%2F80d439ba-f158-42e4-8bf2-861e4864b007_jpg.jpg
KOMPAS/SUCIPTO

Calon tunggal di pilkada Balikpapan, Rahmad Mas\'ud-Thohari Aziz, akan menandatangani pakta integritas penerapan protokol kesehatan di tengah Pilkada 2020 di Kantor KPU Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (24/9/2020).

Pilkada 2020 Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi diikuti satu pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota. Pilkada ini istimewa karena baru kali ini calon kepala daerah di Balikpapan bertarung dengan kotak kosong di tengah Covid-19.

Pada Kamis (24/9/2020), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menggelar pengundian letak kolom suara pasangan calon kepala daerah. Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz yang menjadi calon tunggal mendapatkan posisi di kolom kanan dari posisi pemilih. Sementara, kolom kosong berada di posisi kiri pemilih.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan