logo Kompas.id
โ€บ
Nusantaraโ€บBeda Data dengan Pusat,...
Iklan

Beda Data dengan Pusat, Pemprov Jateng Sebut Ada Perbedaan Sistem

Perbedaan data kematian dan kesembuhan Covid-19 antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih terjadi. Hal tersebut, antara lain, akibat perbedaan sistem pendataan saat awal perekaman data Covid-19.

Oleh
ADITYA PUTRA PERDANA
ยท 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/ej4_IiEnAWzKAg0ya9TcP4SxO1A=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F010920b3-b5bd-43ca-80e2-a4fd7f9e13af_jpg.jpg
Kompas/Heru Sri Kumoro

Materi paparan penanganan Covid-19 di Jawa Tengah oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat rapat percepatan penanganan Covid-19 terintegrasi di Jateng, Selasa (30/6/2020), di Gedung Gradika Graha Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Semarang. Rapat tersebut dihadiri Presiden Joko Widodo.

SEMARANG, KOMPAS โ€” Perbedaan data kematian dan kesembuhan Covid-19 antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih terjadi. Hal tersebut, antara lain, akibat perbedaan sistem pendataan saat awal perekaman data Covid-19.

Menurut data pada laman informasi Covid-19 Pemprov Jateng yang dimutakhirkan Kamis (24/9/2020) pukul 12.00, terdapat 20.646 kasus positif kumulatif dengan rincian 2.977 dirawat, 15.784 sembuh, dan 1.885 meninggal. Ada penambahan 251 kasus dalam 24 jam terakhir.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan