logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊDua Hari Bertahan di Laut...
Iklan

Dua Hari Bertahan di Laut Banda Bermodal Jeriken dan Kelapa Hanyut

Dua hari dua malam, lima awak KM Dua Putri terombang-ambing di Laut Banda dengan bermodal jeriken kosong. Bertahan hidup, mereka meminum air laut serta memakan kelapa hanyut di tengah Laut Banda.

Oleh
SAIFUL RIJAL YUNUS
Β· 1 menit baca

Lima awak kapal KM Dua Putri yang hilang setelah kapal tenggelam ditemukan selamat Kamis (4/6/2020). Dua hari dua malam mereka terombang-ambing di Laut Banda dengan bermodal jeriken kosong. Mereka bertahan hidup dengan meminum air laut dan memakan kelapa hanyut untuk pengganjal perut.

https://cdn-assetd.kompas.id/kJedo-vfiGD53q0U90wVDcTrmr0=/1024x580/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2FIMG-20200603-WA0046_1591164942.jpg
DOKUMENTASI SAR WAKATOBI

Kapal pencari ikan KM Dua Putri tenggelam di perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (2/6/2020). Dua awak kapal telah ditemukan dalam kondisi selamat dan lima orang lainnya masih hilang. Tim SAR terus melakukan pencarian pada hari kedua kecelakaan kapal ini.

La Kaslim (37) dan La Lulu (30) duduk lemas di balai bambu warga di sekitar Pantai Kusi, Desa Kadacue, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara. Air kemasan dan makanan yang diberikan warga dimakan dengan lahap. Kamis, sekitar pukul 10.00 Wita, mereka baru saja terdampar setelah mengarungi Laut Banda akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam dihantam ombak.

Editor:
wahyuharyo
Bagikan