COVID-19
Seorang Pasien dalam Pengawasan Covid-19 Meninggal di Bali
Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali membenarkan bahwa seorang pasien dalam status pengawasan penyakit Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar, meninggal, Rabu (11/3/2020).
DENPASAR, KOMPAS — Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra sebagai Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Coronavirus Diseases (Covid-19) Provinsi Bali membenarkan bahwa seorang pasien dalam status pengawasan penyakit Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar, Bali, meninggal pada Rabu (11/3/2020) pukul 02.45. Pemerintah Provinsi Bali sudah menjalankan upaya penelusuran kontak terhadap sejumlah orang yang diperkirakan pernah kontak dengan pasien Kasus 25 tersebut, termasuk terhadap keluarga pasien itu.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2F9ce5a633-2bea-4947-a48d-c9cdd93e2e75_jpg.jpg)
Sekretaris Daerah Provinsi Bali I Dewa Made Indra (kiri) bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Ketut Suarjaya mengumumkan perkembangan kasus penyakit Covid-19 di Bali, Rabu (11/3/2020). Pemerintah Provinsi Bali mengonfirmasi satu pasien dalam pengawasan kasus penyakit Covid-19 di RSUP Sanglah, Denpasar, atau disebut pasien Kasus 25, meninggal pada Rabu (11/3/2020).
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Ketut Suarjaya, Indra menerangkan penanganan pemerintah terhadap kasus SARS-CoV-2 di Bali sudah menerapkan prosedur standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Indra mengatakan, pasien yang meninggal itu adalah warga negara asing dan disebut sebagai kasus ke-25 dari 27 kasus Covid-19 di Indonesia.