logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊDinilai Ada Benturan...
Iklan

Dinilai Ada Benturan Kepentingan, Yasonna Laoly Dilaporkan ke Presiden

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly dilaporkan ke Presiden Joko Widodo karena dinilai mengalami benturan kepentingan terkait kasus korupsi yang melibatkan calon anggota legislatif PDI-P Harun Masiku.

Oleh
HARIS FIRDAUS
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/RYZDZTLZQEjj8KwwqWIFpyZ6ShM=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F01%2F0cd1092f-a00e-44ca-b137-10855c9171b7_jpg.jpg
KOMPAS/HARIS FIRDAUS

Aktivis Indonesian Court Monitoring (ICM), lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di Yogyakarta, menunjukkan amplop berisi laporan yang akan dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo, Senin (20/1/2020), di Kantor Pos Besar Yogyakarta. ICM melaporkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly kepada Presiden Joko Widodo karena dinilai mengalami benturan kepentingan terkait kasus korupsi yang melibatkan calon anggota legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Harun Masiku. Benturan kepentingan itu terjadi karena Yasonna selaku pengurus PDI-P terlibat dalam pembentukan tim hukum PDI-P terkait kasus Harun.

YOGYAKARTA, KOMPAS - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly dilaporkan ke Presiden Joko Widodo karena dinilai mengalami benturan kepentingan terkait kasus korupsi yang melibatkan calon anggota legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Harun Masiku. Hal itu terjadi karena Yasonna selaku pengurus PDI-P terlibat dalam pembentukan tim hukum PDI-P terkait kasus Harun.

Pelaporan Yasonna kepada Presiden dilakukan Indonesian Court Monitoring (ICM), lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan tersebut dikirim melalui layanan pos pada Senin (20/1/2020).

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan