PEMBANGKIT LISTRIK
Puluhan Rumah Retak Tunggu Perbaikan
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F11%2F20181126ITAa_1543217950.jpg)
Sejumlah pembangkit listrik berkapasitas besar berdiri di tengah permukiman padat di Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi, Senin (26/11/2018). Aktivitas pembangkit meresahkan warga setempat karena merusakkan bangunan rumah warga dan merusakkan jalan akibat maraknya truk pengangkut bahan bakar yang melintas dengan muatan berlebih.
JAMBI, KOMPAS —Sekitar 30 pemilik rumah rusak akibat aktivitas sejumlah pembangkit listrik di tengah permukiman padat di Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi, kian resah. Tuntutan perbaikan rumah sejak setahun terakhir belum direalisasi.
Pengembangan pembangunan pembangkit listrik di wilayah itu terus berjalan sejak 2010. Setelah pembangunan saluran udara bertegangan tinggi (Sutet) dan Pembangkit Listrik Bertenaga Diesel (PLTG) berhenti, belakangan dibangun pula Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di tengah-tengah permukiman masyarakat.