Generasi Z: Sudah Susah Cari Kerja, Dianggap Sebelah Mata Pula
Generasi Z merasa kurang diberi kesempatan dalam bekerja. Mereka juga dicap baperan, tak kuat mental, dan susah diatur.
JAKARTA, KOMPAS β Jumlah pencari kerja dari generasi Z yang terserap di sektor formal semakin sedikit. Anak-anak muda ini merasa kurang diberi kesempatan untuk menunjukkan kelayakannya. Alhasil, mereka pun bekerja serabutan sembari menunggu panggilan kerja yang lebih layak.
Semenjak lulus S-1 ilmu komunikasi di sebuah sekolah tinggi di Jakarta pada awal tahun lalu, Citra Imelda (21) belum merasakan pengalaman bekerja. Sejak satu bulan setelah lulus, ia telah mengajukan lamaran ke ratusan tempat kerja melalui berbagai platform pencari kerja. Sejauh ini, hanya dua perusahaan yang memanggil untuk wawancara, tapi berakhir dengan kekecewaan.