logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊKisah Tiga Patung di Jakarta, ...
Iklan

Kisah Tiga Patung di Jakarta, Terekam dan Tak Pernah Mati

Patung-patung yang berdiri kokoh di kawasan Sudirman-Thamrin menjadi saksi sejarah pembentukan bangsa Indonesia. Patung ini menjadi pengingat bagi yang melintasinya, Jakarta terus tumbuh dan berkembang hingga sekarang.

Oleh
Raynard Kristian Bonanio Pardede
Β· 1 menit baca
Suasana lengang di dekat patung Pemuda Membangun di kawasan Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2022). Jalanan Jakarta relatif lengang pada hari pertama libur Lebaran.
KOMPAS/PRIYOMBODO

Suasana lengang di dekat patung Pemuda Membangun di kawasan Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2022). Jalanan Jakarta relatif lengang pada hari pertama libur Lebaran.

Kehadiran gedung-gedung tinggi di kawasan Sudirman-Thamrin sering kali diandaikan sebagai penanda majunya peradaban Jakarta, kota yang segera menanggalkan status Ibu Kotanya dalam beberapa tahun ke depan. Di antara itu semua, patung-patung berusia lebih dari setengah abad menjadi saksi bisu, menyaksikan bagaimana bangunan-bangunan modern tersebut dibangun sembari merekam Jakarta yang terus tumbuh sebagai kota global metropolitan.

Sejak abad ke-14, Jakarta terus bergerak dari yang hanya sebuah pelabuhan kecil di bantaran sungai Ciliwung menjadi pusat perdagangan dunia di abad ke-16, hingga menjadi pusat ekonomi Indonesia modern.

Editor:
RINI KUSTIASIH
Bagikan