Infrastruktur
DKI Kejar Target Bangun Pengendali Banjir
Mengatasi banjir Jakarta membutuhkan kepiawaian mengendalikan limpahan air. Namun, saat ini, infrastruktur eksisting di DKI baru bisa mengelola 1.141 meter kubik air per detik atau sekitar sepertiga dari yang dibutuhkan.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F11%2F02%2Fc03cd473-4fab-45a4-880e-b899d821ce1f_jpg.jpg)
Foto aerial proyek pembangunan Waduk Brigif di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).
JAKARTA, KOMPAS — Jakarta sampai saat ini masih berupaya keras meningkatkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir. Dalam skema pengendalian banjir Jakarta oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, debit air yang masuk ke Ibu Kota mencapai 3.389 meter kubik per detik.
Di sisi lain, kapasitas infrastruktur eksisting pengendalian banjir Jakarta kini baru 1.141 meter kubik per detik. Kapasitas infrastruktur eksisting itu bagian dari desain infrastruktur pengendalian banjir yang tengah dibangun dan ditargetkan mengelola 2.357 meter kubik per detik.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 1 dengan judul "DKI Kejar Target Bangun Pengendali Banjir".
Baca Epaper Kompas