logo Kompas.id
MetropolitanPembangunan Jakarta Butuh...
Iklan

PEMERINTAHAN DAERAH

Pembangunan Jakarta Butuh Kolaborasi Kepemimpinan

Ke depan, diperlukan otoritas khusus yang menaungi perubahan di wilayah aglomerasi Jakarta. Lingkup tugasnya mencakup mengatasi persoalan lingkungan hidup, transportasi umum, persoalan sampah.

Oleh
KURNIA YUNITA RAHAYU, AGUIDO ADRI
· 1 menit baca
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan pendiri Komunitas Kebijakan Luar Negeri Indonesia atau Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal (dari kiri ke kanan) saat menjadi pengisi acara Supermentor-27 di Ballroom Djakarta Theater XXI, Jakarta, Minggu (2/10/2022).
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan pendiri Komunitas Kebijakan Luar Negeri Indonesia atau Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal (dari kiri ke kanan) saat menjadi pengisi acara Supermentor-27 di Ballroom Djakarta Theater XXI, Jakarta, Minggu (2/10/2022).

JAKARTA, KOMPAS — Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sejumlah kepala daerah berharap agar kolaborasi kepemimpinan di Ibu Kota dan wilayah penyangga terus berlangsung. Kolaborasi penting untuk menyelesaikan permasalahan daerah yang saling terkait dan tidak bisa diselesaikan secara parsial.

Hal tersebut mengemuka dalam agenda Supermentor-27 bertajuk ”A Farewell Event for Gubernur Anies Baswedan” yang diselenggarakan oleh Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) di Djakarta Theatre, Jakarta, Minggu (2/10/2022). Acara dihadiri oleh Ketua FPCI Dino Patti Djalal, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya.

Editor:
ANTONIUS PONCO ANGGORO
Bagikan
Terjadi galat saat memproses permintaan.