pandemi
Kota Tangerang Andalkan Tes Acak Selama Libur Akhir Tahun
Masih ada 22 kasus positif Covid-19 dalam perawatan di Kota Tangerang, Banten. Adapun sejak wabah melanda Tanah Air, 30.412 warga terkonfirmasi positif dengan 492 kasus meninggal dan 29.898 kasus sembuh.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F12%2F785d4af2-2fe1-4ddd-a227-7cf05084af30_jpg.jpg)
Kendaraan roda empat memenuhi area parkir pusat perbelanjaan di Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (26/12/2021). Adanyah imbauan untuk tidak bepergian ke luar kota direspons masyarakat dengan berlibur di tempat-tempat yang ada di sekitar tempat tinggal. Mal dan taman kota menjadi lokasi yang banyak dikunjungi warga.
TANGERANG, KOMPAS — Pemerintah Kota Tangerang di Banten mengandalkan tes usap PCR secara acak di ruang publik sebagai antisipasi lonjakan kasus Covid-19 dan penyebaran varian Omicron. Setidaknya 500 alat tes usap dialokasikan setiap hari untuk tes acak mulai Senin (27/12/2021) hingga Sabtu (1/1/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni menuturkan, tes usap acak menjadi salah satu langkah antisipasi penyebaran SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dan adanya varian Omicron. Tes berlangsung di pasar, pusat perbelanjaan, terminal, dan ruang publik lain.