logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊKadin DKI Jakarta Taksir...
Iklan

Kadin DKI Jakarta Taksir Kerugian akibat Banjir Rp 30 Miliar

Kamar Dagang dan Industri Indonesia DKI Jakarta memperkirakan kerugian akibat banjir Rp 30 miliar hingga Rp 40 miliar karena terganggunya pasokan logistik.

Oleh
FRANSISKUS WISNU WARDHANA DANY
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/cpQCB-KvVDrr8edzCKj9UCmCGro=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2F647a87d2-d0d5-4c16-bc7d-8045384ca648_jpg.jpg
KOMPAS/Lasti Kurnia

Warga menunggu di atas truk yang diatasnya dipenuhi sejumlah barang dagangan di kawasan pertokoan di Pulomas, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Banjir mengakibatkan aktivitas perkantoran dan perniagaan terhambat, sejumlah toko dan kantor tidak dapat beroperasi. Banyak karyawan yang menjadi korban banjir ataupun kesulitan mencapai lokasi kerja.

JAKARTA, KOMPAS β€” Kamar Dagang dan Industri Indonesia DKI Jakarta menaksir total kerugian akibat banjir yang ditanggung para pengusaha di Jakarta berkisar Rp 30 miliar-Rp 40 miliar, salah satunya karena terganggunya pasokan logistik.

Banjir seusai hujan deras pada Sabtu (20/2/2021) menimbulkan genangan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta; Jalan Tol Jagorawi arah Jakarta; Jalan Tol Jakarta-Tangerang arah Tangerang; Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta Pondok Ranji-Serpong arah Serpong; terowongan simpang susun Cawang Jalan Tol Dalam Kota Jakarta arah Tanjung Priok; dan dari Halim ke Tanjung Priok. Kondisi itu menyebabkan pengangkutan logistik menjadi terhambat.

Editor:
Madina Nusrat
Bagikan