COVID-19
Pemerintah Kota di Tangerang Raya Disarankan Terapkan PSBB Lokal
Pemerintah kota di Tangerang Raya menyebut, transmisi lokal dan interaksi sosial antarwarga menjadi penyebab terus terjadinya penularan Covid-19 di wilayah mereka.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F11%2F5addbe12-4a5d-49b4-9425-87e4e32312a8_jpg.jpg)
Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, menjalani tes cepat untuk mendeteksi Covid-19 di Kantor Kelurahan Sawah, Senin (30/11/2020).
TANGERANG SELATAN, KOMPAS — Pemerintah kota di wilayah Tangerang Raya, Banten, menyebut, interaksi sosial warga dan transmisi lokal menjadi penyebab terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Ahli epidemiologi menyarankan pemerintah daerah untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB lokal demi mencegah transmisi lokal terjadi.
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (2/12/2020) tercatat bertambah 23 kasus sehingga total kasus saat ini mencapai 2.895 kasus. Di sisi lain, jumlah orang yang dirawat akibat Covid-19 bertambah 5 orang menjadi 351 orang. Adapun korban meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 3 orang sehingga total menjadi 121 orang.