Budaya Betawi
Menemukan Ondel-ondel Betawi Asli di Media Sosial
Yogie Ahmad (38), pembuat konten Betawi, tak hanya memanfaatkan kanal Youtube untuk mengenalkan ondel-ondel Betawi. Kanal itu juga digunakan untuk mengedukasi dan memurnikan ondel-ondel Betawi.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F63412eee-36b3-4894-b78e-8e27adca7d54_jpg.jpg)
Ketua Komunitas Sanggar Ondel-Ondel DKI Jakarta Yogie Ahmad
Ondel-ondel yang sering ditemui di jalanan Ibu Kota dan dimanfaatkan sebagian warga untuk meraup penghasilan dengan mengamen sejatinya bukan gambaran ondel-ondel kebudayaan Betawi. Ondel-ondel jalanan itu dinilai mengabaikan pakem ondel-ondel Betawi dan melunturkan sakralitas serta nilai luhur dari ondel-ondel Betawi. Gambaran jati diri ondel-ondel Betawi selalu ditampilkan berpasangan, dihias dengan rapi, dan dalam atraksinya selalu diiringi musik khas Betawi.
Semangat mengembalikan ondel-ondel sesuai dengan pakem Betawi ini mulai dipahami Yogie Ahmad (38), seorang pembuat konten (content creator) Betawi, sejak fokus membuat konten video tentang ondel-ondel yang ia mulai pada 2016. Ketertarikan pada ondel-ondel mulai ia geluti seiring keseriusannya membuat konten video atraksi ondel-ondel yang ditemui di berbagai kegiatan car free day (hari bebas kendaraan bermotor/HBKB) di Jakarta saat itu.