logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊMasker Diduga Ilegal Kembali...
Iklan

Masker Diduga Ilegal Kembali Ditemukan di Jakarta Barat dan Tangerang

Selain menduga ada penimbunan masker agar harga barang tersebut semakin tinggi di tengah kepanikan warga terhadap penyebaran virus korona baru, polisi juga mendalami kemungkinan masker diproduksi secara tanpa izin.

Oleh
J Galuh Bimantara
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/N20cQDXajHTM9H2hgk53V6R2mE8=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2F20200302TOFIK50_1583162742.jpg
TOFIK ROZAQ UNTUK KOMPAS

Warga mengantre transaksi mengenakan masker di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Senin (2/3/2020). Harga masker melonjak hingga kisaran Rp 200.000-Rp 300.000 yang semula hanya Rp 15.000-Rp 25.000.

JAKARTA, KOMPAS β€” Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali menemukan masker diduga ilegal di Jakarta Barat dan Kota Tangerang. Selain menduga ada penimbunan masker agar harga barang tersebut semakin tinggi di tengah kepanikan warga terhadap penyebaran virus korona baru, polisi juga mendalami kemungkinan masker diproduksi secara tanpa izin seperti terjadi di kawasan pergudangan Central Cakung, Jakarta Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus, dalam keterangan yang diterima, Rabu (4/3/2020), menyebutkan, Kepolisian Sektor Tanjung Duren menyita masker hingga ratusan kardus. ”Polsek Tanjung Duren sita 350 kardus masker berbagai merek di apartemen kawasan Grogol,” ujarnya.

Editor:
nelitriana
Bagikan