logo Kompas.id
β€Ί
Metropolitanβ€ΊTerdampak Banjir Terparah di...
Iklan

Terdampak Banjir Terparah di Tahun Ini, Sebagian Warga Nilai JGC Memang Bermasalah

Dahulu, area JGC masih berupa rawa-rawa sehingga sekaligus berfungsi sebagai tempat resapan air. Kini, JGC sudah berisi bangunan hunian dan komersial.

Oleh
J GALUH BIMANTARA
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/g1qx7UqnjoQQ8TmqlmA5uA_Lam4=/1024x497/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2Fc5671d5d-0f25-4672-870e-18c8799a101c_jpg.jpg
KOMPAS/STEFANUS ATO

Sekelompok warga merusak kaca Mal Aeon, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020).

Semua warga yang bermukim di sekitar perumahan Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur, dan ditemui pada Kamis (27/2/2020) kemarin sepakat bahwa banjir tahun 2020 ini merupakan yang terparah sepanjang mereka tinggal di lingkungan masing-masing. Sebagian besar menyatakan, adanya JGC berkontribusi pada banjir di tempat mereka meski ada yang tidak sepenuhnya menyalahkan.

Warga RT 005 RW 004 Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara, Imron Rosyadi (37), mengatakan, dirinya sudah tinggal di lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari tepi perumahan JGC itu sejak lahir. ”Seumur-umur, ini banjir paling parah. Banjir seperti ini, ya, sejak JGC dibangun,” ucapnya.

Editor:
nelitriana
Bagikan