Liputan Investigasi (2)
Secuil Moskwa di Pulau Dewata
Kabar tersiar bahwa ada kampung eksklusif bagi warga negara Rusia di Ubud, Gianyar, Bali. Kompas datang ke lokasi dan menginap di sana untuk membuktikan ada-tidaknya eksklusivitas tersebut.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F05%2F24%2Fd2c55bcf-dd4e-477c-933f-4cf65797f1e0_jpeg.jpg)
Suasana di area kolam renang Parq Ubud di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (9/4/2023). Sebagian besar pengunjung Parq merupakan warga negara asing.
Denting piano menggema dari dalam restoran di kawasan Parq Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Sabtu (8/4/2023) malam. Jari jemari Igor (25) dengan lihai memainkan nada-nada lagu Chandelier milik penyanyi Sia. Selain musik pop, dia juga memainkan musik lain bergenre klasik. Bahkan, dia juga memainkan lagu ciptaannya sendiri. Tak lama, dia beringsut dari tempat duduknya dan turun dari panggung.
Ia kemudian memperdengarkan musik gubahannya yang tersimpan di laptop. Berbeda 180 derajat, kali ini musik bertempo cepat dibumbui dentuman bass seakan menghadirkan nuansa lantai disko tempat hiburan malam. “Jadi, sebagian diriku menulis untuk piano, sebagiannya lagi menulis untuk bum, bum, bum!” ujar Igor penuh semangat.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 1 dengan judul "Secuil Moskwa di Pulau Dewata".
Baca Epaper Kompas