Timur Tengah
Makin Terkuak, Modus Operasi Teror Penyeranta Israel terhadap Hizbullah
Desainnya sederhana, tetapi mematikan. Ada rekayasa latar belakang. Israel butuh beberapa tahun menyiapkan operasi itu.

Warga berkumpul di gerbang Rumah Sakit American University of Beirut Medical Center di Beirut, Lebanon, 17 September 2024, setelah ledakan penyeranta melanda di sejumlah wilayah di Lebanon.
Sebulan lalu, 17-18 September 2024, Lebanon diguncang serangan teror penyeranta dan radio panggil. Sedikitnya 39 orang tewas dan lebih dari 3.400 orang luka-luka.
Momen tersebut menjadi awal eskalasi serangan Israel ke Lebanon, termasuk disusul dengan pembunuhan Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah pada 27 September. Meski sebagian cerita telah diungkap, beberapa hal masih jadi tanda tanya, termasuk bagaimana detail penyeranta sehingga penyisipan bahan peledak di dalamnya tidak terdeteksi.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 4 dengan judul "Teror Penyeranta, Modus Israel Bobol "Pertahanan" Hizbullah Kian Terkuak".
Baca Epaper Kompas