komoditas
Rencana Perdagangan Reksadana Kripto Jadi Sasaran Penyelidikan AS
Sejumlah pelantar dan aset kripto utama bangkrut atau kehilangan nilainya. Investasi kripto berisiko tinggi.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F01%2F04%2Fe4999824-0560-44ab-995c-8ba43db186ee_jpg.jpg)
Tampilan muka aplikasi WinCash Wallet milik Gatuk Indarto yang telah nonaktif saat diakses pada Rabu (1/12/2021). Aplikasi itu menjadi dompet digital tempat aset kripto WinCash Coin ditransaksikan.
WASHINGTON DC, KAMIS — Otoritas bursa Amerika Serikat, SEC, mengumumkan penyelidikan oleh Biro Investigasi Federal AS atau FBI. Penyelidikan fokus pada dugaan peretasan akun media sosial otoritas itu. Peretasan terkait persetujuan SEC soal penjualan reksadana terkait aset kripto.
Dalam pernyataan pada Rabu (10/1/2024) siang waktu Washington DC atau Kamis dini hari WIB, SEC mengungkap penyelidikan itu. ”SEC terus menyelidiki masalah ini dan berkoordinasi dengan penegak hukum terkait, termasuk Inspektorat Jenderal SEC dan FBI,” demikian pernyataan tertulis SEC.