logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊRusia Hancurkan 60.000 Ton...
Iklan

Rusia Hancurkan 60.000 Ton Ekspor Pangan Ukraina

Rusia menyebut serangan ke Odessa sebagai pembalasan atas peledakan Jembatan Kerch. Moskwa menuding Ukraina kembali meledakkan jembatan yang menghubungkan Rusia dengan Semanjung Crimea tersebut.

Oleh
KRIS MADA
Β· 1 menit baca
Ladang gandum di pinggiran Mariupol, Ukraina pada Juli 2022. Kyiv mengumumkan, 60.000 ton hasil panen siap ekspor rusak karena serangan Rusia ke Odessa pada 18-20 Juli 2023.
AFP

Ladang gandum di pinggiran Mariupol, Ukraina pada Juli 2022. Kyiv mengumumkan, 60.000 ton hasil panen siap ekspor rusak karena serangan Rusia ke Odessa pada 18-20 Juli 2023.

KYIV, KAMIS-Rusia menyerang Ukraina tanpa henti sejak Selasa (18/7/2023) sampai Kamis (20/7/2023). Serangan yang disebut pembalasan atas peledakan Jembatan Kerch itu mengakibatkan antara lain kerusakan 60.000 ton hasil panen Ukraina. Hasil panen itu disiapkan untuk ekspor.

Kota pelabuhan Ukraina di Laut Hitam, Odessa, diserang tanpa henti sejak Selasa. Dalam serangan pada Kamis dini hari, setidaknya dua orang cedera. Gubernur Odessa Oleg Kiper mengatakan, Rusia menggunakan antara lain rudal Kalibr untuk menyerang Odessa.

Editor:
BONIFASIUS JOSIE SUSILO HARDIANTO
Bagikan