Rusia Ancam Tarik Diri dari Traktat Rudal Nuklir
Sejak dimulainya invasi ke Ukraina pada Februari 2022, Moskwa sering mengeluarkan tudingan terhadap Amerika Serikat dan Barat atas meningkatnya risiko perang nuklir.
MOSKWA, SELASA β Rusia kemungkinan akan mundur dari moratorium penempatan rudal nuklir jarak pendek dan menengah. Diplomat Rusia juga menyebut, peluang konfrontasi militer langsung di antara dua negara berkekuatan nuklir, yakni Amerika Serikat dan Rusia, terus meningkat.
Kantor berita Rusia, TASS, Selasa (25/4/2023), mengutip diplomat senior Rusia yang memimpin urusan nonproliferasi nuklir Kementerian Luar Negeri Rusia, Vladimir Yermakov, yang mengatakan Moskwa tengah mengevaluasi jangkauan rudal buatan AS yang mampu mencapai kawasan Asia Pasifik. βNamun, sekarang kami bisa mengatakan dengan yakin bahwa program milier AS dan sekutu-sekutunya membuat moratorium kami semakin rentan, baik di kawasan Asia Pasifik maupun Eropa,β katanya.