logo Kompas.id
›
Internasional›Laporan Booth: Inflasi di AS...
Iklan

perekonomian

Laporan Booth: Inflasi di AS Jauh dari Tuntas dan Tetap Berisiko

Analisis Booth mengindikasikan potensi gejolak bagi perekonomian AS. Mengutip kasus historis dimulai dari 1950, perang melawan inflasi pada perekonomian besar, tidak mungkin tanpa resesi.

Oleh
SIMON P SARAGIH S
· 1 menit baca
Satu keluarga berbelanja di sebuah supermarket di kota New York, Amerika Serikat, 14 Desember 2022. Inflasi di Amerika Serikat melandai dalam beberapa bulan terakhir. Namun, dibutuhkan penurunan harga lebih lanjut untuk bisa menunjukkan bahwa tren itu akan berlangsung dalam jangka panjang.
AFP/YUKI IWAMURA

Satu keluarga berbelanja di sebuah supermarket di kota New York, Amerika Serikat, 14 Desember 2022. Inflasi di Amerika Serikat melandai dalam beberapa bulan terakhir. Namun, dibutuhkan penurunan harga lebih lanjut untuk bisa menunjukkan bahwa tren itu akan berlangsung dalam jangka panjang.

Pertarungan Amerika Serikat melawan inflasi jauh dari selesai. Memang, di AS telah terjadi penurunan inflasi tahunan dari puncaknya sebesar 9,1 persen pada Juni 2022 menjadi 6,4 persen pada Januari 2023. Akan tetapi, target inflasi di AS adalah 2 persen. Jalan menuju level 2 persen itu masih alot dan tidak mungkin tanpa resesi.

Efek tekanan inflasi di AS tetap berpotensi memberi goyangan pada mata uang negara-negara berkembang lewat gejolak kurs. Efek lain adalah lanjutan kenaikan inflasi, antara lain lewat inflasi impor dari AS, yang juga sudah dirasakan di sejumlah negara.

Editor:
FRANSISCA ROMANA
Bagikan
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan
Memuat data...