Anak-anak di Garis Depan Perang Yaman
Meski menandatangani rencana penghentian perekrutan anak-anak sebagai petempur, kelompok Houthi masih melanggar. Mereka aktif merekrut anak laki-laki, bahkan baru berusia 10 tahun, untuk diterjunkan ke medan tempur.
Dua orang petempur anak-anak duduk di bebatuan sambil membawa senjata api di sebuah lokasi di Marib, Yaman, 30 Juli 2018.
Senjata yang tersampir di pundak serta sepucuk senapan yang terselip di pinggang membuat dua petani laki-laki dari Provinsi Amran, Yaman, membisu. Sekelompok lelaki yang kemudian memperkenalkan diri sebagai perwakilan kelompok Houthi mendatangi rumah kedua petani itu pada Mei lalu. Orang-orang itu meminta agar petani tersebut mempersiapkan anak-anak laki-laki mereka untuk ikut pelatihan ketika tahun ajaran sekolah usai. Keduanya tidak membantah.