logo Kompas.id
InternasionalPerlu Upaya Baru untuk Dukung ...
Iklan

Perlu Upaya Baru untuk Dukung ASEAN

Selain ketegasan agar Myanmar patuh pada lima butir kesepakatan ASEAN, pelibatan unsur lain diperlukan. Kamboja perlu didukung.

Oleh
BONIFASIUS JOSIE SUSILO HARDIANTO
· 1 menit baca
Para aktivis demokrasi mengacungkan simbol "Tiga Jari" dalam unjuk rasa anti junta militer di Mandalay, Myanmar. Unjuk rasa digelar pada Selasa (1/2/2022).
AP/UGC

Para aktivis demokrasi mengacungkan simbol "Tiga Jari" dalam unjuk rasa anti junta militer di Mandalay, Myanmar. Unjuk rasa digelar pada Selasa (1/2/2022).

JAKARTA, KOMPAS - Minimnya komitmen Myanmar untuk mengimplementasikan lima butir konsensus ASEAN membuat asosiasi itu kembali mengambil langkah tegas. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Kamboja Chum Sounry, Kamis (3/2/2022), mengatakan, ASEAN melarang ”menteri luar negeri” Myanmar hadir dalam pertemuan menlu-menlu negara anggota ASEAN yang bakal digelar.

”Kami telah meminta Myanmar untuk mengirim perwakilan nonpolitik sebagai gantinya,” kata Chum Sounry.

Editor:
BONIFASIUS JOSIE SUSILO HARDIANTO
Bagikan