logo Kompas.id
InternasionalKemampuan Rumah Sakit di Titik...
Iklan

Kemampuan Rumah Sakit di Titik Nadir, Brasil Butuh Keajaiban Hadapi Covid-19

Sistem pelayanan kesehatan yang nyaris kolaps akibat pandemi Covid-19 terulang lagi di Brasil. Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut kegagalan Brasil mengendalikan penyebaran Covid-19 jadi peringatan bagi dunia.

Oleh
ADHITYA RAMADHAN
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/mAXwHu96To6Yr67jKlLVvHd9faw=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2Fcedd0175-09f7-43b7-8b7e-f2ef24b69b4d_jpg.jpg
STR/AP/MARCIO JAMES

Sebuah traktor digunakan untuk menggali lubang baru di area pemakaman khusus Covid-19 di Nossa Senhora Aparecida, Manaus, Brasil. Jumlah kematian akibat Covid-19 di Brasil hingga Kamis (11/3/2021) tercatat lebih dari 272.000 kasus atau tertinggi kedua setelah Amerika Serikat.

BRASILIA, JUMAT — Ruang perawatan di rumah sakit di kota-kota besar di Brasil hampir penuh sejalan dengan laporan jumlah kasus meninggal akibat Covid-19 tertinggi sepanjang pekan lalu. Hal ini memicu pembatasan yang lebih ketat di negara-negara bagian yang berpenduduk padat.

Menurut pusat biomedis Fiocruz, tingkat keterisian unit perawatan intensif (ICU) mencapai level yang kritis, yaitu di atas 90 persen, di 15 dari 27 negara bagian. ”Perjuangan kita melawan Covid-19 kalah pada tahun 2020 dan tidak ada peluang sekecil apa pun untuk membalikkan situasi itu pada semester pertama 2021,” kata Jesem Orellana, epidemiolog dari Fiocruz, seperti dikutip France24.

Editor:
samsulhadi
Bagikan