Hanya Gara-gara Komentar Pembaca, Portal Malaysiakini Didenda Rp 1,7 Miliar
Pengadilan TInggi Malaysia mendenda redaksi laman media Malaysiakini 500.000 ringgit karena menayangkan komentar pembaca yang dinilai merugikan pengadilan. Indikasi kebebasan berpendapat makin menyempit di Malaysia.
KUALA LUMPUR, JUMAT β Pengadilan Tinggi Malaysia, Jumat (19/2/2021), memutuskan portal media daring, Malaysiakini, bersalah karena menayangkan kritik pembaca terhadap lembaga peradilan negara jiran itu. Kritik lima pembaca yang ditayangkan oleh redaksi Malaysiakini dinilai merusak kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
Dari majelis hakim yang beranggotakan tujuh orang, sebanyak enam hakim memutuskan bahwa redaksi Malaysiakini bertanggung jawab atas komentar pihak ketiga yang ditayangkan pada laman media tersebut. Hanya satu hakim anggota majelis menyatakan pendapat yang berbeda. Majelis hakim mendenda redaksi Malaysiakini sebesar 500.000 ringgit atau sekitar Rp 1,737 miliar.