logo Kompas.id
InternasionalBolton Bongkar Borok Trump
Iklan

Bolton Bongkar Borok Trump

Buku tulisan mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton memantik perdebatan. Buku itu disebut-sebut membongkar ”sisi gelap” kepresidenan Donald Trump.

Oleh
Luki Aulia
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/HFXgLdCnJPEPYdFldFd6sXd__uA=/1024x682/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F09%2FFILES-US-VENEZUELA-POLITICS-TRUMP_82972797_1568562554.jpg
PHOTO BY SERGEI GAPON / AFP

Mantan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton. Foto diambil pada 29 Agustus 2019.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump rupanya pernah meminta bantuan Presiden China Xi Jinping agar ia terpilih kembali sebagai presiden. Bahkan, Trump pernah bersedia menghentikan penyelidikan kejahatan apa pun terhadap ”diktator-diktator yang disukai” sebagai bentuk ”bantuan pribadi”.

Informasi-informasi ”di balik layar” ini dituangkan mantan Penasihat Keamanan Nasional Trump, John Bolton, dalam bukunya yang berjudul The Room Where It Happened: A White House Memoir yang akan segera diterbitkan, Selasa pekan depan, oleh Simon & Schuster. Petikan-petikan isi bukunya dimuat harian The New York Times, Rabu (17/6/2020). Bolton yang dipecat Trump, September lalu, karena beda pandangan itu menilai apa yang dilakukan Trump merupakan kesalahan fatal.

Editor:
Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan