logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊKonflik Libya Segarkan Kembali...
Iklan

Konflik Libya Segarkan Kembali Hubungan AS-Turki

Perbincangan via telepon antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membawa suasana baru dalam hubungan Turki-AS yang dalam empat tahun terakhir diwarnai ketegangan.

Oleh
Mahdi Muhammad
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/QuJLfRTvWTMfCMSeYUmdF7d21EY=/1024x631/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2FLIBYA-SECURITYTURKEY-USA_89745873_1591715882.jpg
REUTERS/JOSHUA ROBERTS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat konferensi pers bersama di Gedung Putih, Washington DC, AS, 3 November 2019.

ANKARA, SELASA β€” Keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik Libya menjadi babak baru hubungan negara itu dengan Turki. Hubungan dua pemimpin pemerintahan, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang selama beberapa tahun terakhir tegang, mulai mencair.

Pemerintah AS mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang dipimpin Perdana Menteri Fayej al-Sarraj. GNA terbentuk juga atas sponsor Perserikatan Bangsa-Bangsa dan belakangan didukung Turki.

Editor:
Pascal Bin Saju
Bagikan