logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiBioetika Penyuntingan Genom...
Iklan

Catatan Iptek

Bioetika Penyuntingan Genom Manusia

Kemajuan teknologi penyuntingan gen telah memberi sejumlah manfaat bagi umat manusia. Namun penerapannya, terutama pada embrio manusia, perlu diawasi oleh rambu-rambu bioetik.

Oleh
Ahmad Arif
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/fVp7xsUwhy2RMbbwYj8jzQwYb9o=/1024x1024/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F04%2F20200327_172924_1586427423.jpg
DRAWING/ILHAM KHOIRI

Ahmad Arif, wartawan Kompas

Penyuntingan genetika merupakan salah satu puncak kemajuan sains modern. Didukung teknologi yang kian mangkus seperti gunting genetik CRISPR/Cas9, ilmuwan bisa mengutak-atik cetak biru penciptaan makhluk hidup, termasuk manusia.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengeluarkan rambu-rambu untuk mengawasi penyuntingan genom manusia di tingkat embrio. Kenapa saintis perlu mengikuti anjuran ini?

Editor:
Ichwan Susanto
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 8 dengan judul "Bioetika Penyuntingan Genom Manusia".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.