logo Kompas.id
β€Ί
Ilmu Pengetahuan & Teknologiβ€ΊSebagian Ikan Karang...
Iklan

Sebagian Ikan Karang Beradaptasi terhadap Penghangatan Air Laut

Peneliti mengamati spesies ikan kardinal dan ekor kuning untuk melihat perubahan fisiologis mereka saat suhu lingkungannya meningkat.

Oleh
Ichwan Susanto
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/5YHlT2yrveq7easHCZqX_F2kmdU=/1024x575/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F11%2Fdf77a5a2-23b4-4c29-8c17-e375e3d60469_jpg.jpg
Kompas/Ichwan Susanto

Penyelam mengidentifikasi kondisi beserta kelimpahan karang dan ikan pada sekitar Pulau Hatta di Banda Naira, Maluku Tengah, Selasa (5/11/2019).

Peningkatan rata-rata suhu global yang turut berdampak pada lautan mengakibatkan ekosistem terumbu karang di berbagai belahan dunia terancam kolaps. Seperti terumbu karang penghalang besar (Great Barrier Reef) di Australia yang berulang kali terkena gelombang panas air laut pada tahun 2016, 2017, dan 2020.

Selain mematikan karang, gelombang panas itu pun berdampak pada kelangsungan hidup ikan karang. Ada yang mati, ada pula yang bertahan karena mampu beradaptasi dengan peningkatan suhu tersebut.

Editor:
Ichwan Susanto
Bagikan