logo Kompas.id
β€Ί
Humanioraβ€ΊBadai Berkecepatan 300...
Iklan

Badai Berkecepatan 300 Kilometer Per Jam Berisiko Melanda Bumi

Ada peningkatan potensi badai Kategori 6 meskipun terdapat upaya membatasi peningkatan suhu 1,5 derajat celsius.

Oleh
PRADIPTA PANDU
Β· 1 menit baca
Awan lentikular bibit badai Belal digambarkan terbentuk di La Possession, Pulau Reunion, Samudra Hindia Perancis, Minggu (14/1/2024). Badai Belal tersebut dapat menghantam pulau itu dengan kecepatan angin hingga 150 kilometer per jam jika melintas di dekatnya, menurut layanan cuaca meteorologi Perancis.
AFP/RICHARD BOUHET

Awan lentikular bibit badai Belal digambarkan terbentuk di La Possession, Pulau Reunion, Samudra Hindia Perancis, Minggu (14/1/2024). Badai Belal tersebut dapat menghantam pulau itu dengan kecepatan angin hingga 150 kilometer per jam jika melintas di dekatnya, menurut layanan cuaca meteorologi Perancis.

JAKARTA, KOMPAS β€” Perubahan iklim yang berdampak terhadap peningkatan suhu muka air laut telah berpotensi meningkatkan risiko badai dengan skala tinggi dan merusak. Bahkan, para peneliti memperkirakan peningkatan risiko badai hingga Kategori 6 atau kecepatan lebih dari 300 kilometer per jam akibat dari suhu Bumi yang semakin memanas.

Selama lebih dari 50 tahun, Pusat Badai Nasional AS (NHC) telah menggunakan Skala Angin Saffir-Simpson untuk memberikan informasi terkait risiko kerusakan bangunan akibat badai. NHC memberikan label badai pada skala dari Kategori 1 (kecepatan angin antara 74-95 mil per jam/mph) hingga Kategori 5 (kecepatan angin 158 mph atau lebih besar).

Editor:
ICHWAN SUSANTO
Bagikan