Perfilman Dalam Negeri
Menjaga Kesehatan Ekosistem Film Indonesia
Tahun 2023 menjadi tahun terbaik perfilman Indonesia. Banyak film dalam negeri berkibar di festival film internasional.

Sha Ine Febriyanti sebagai Roemaisa, Dian Sastrowardoyo sebagai Dasiyah, dan Rukman Rosadi sebagai Idroes Moeria dalam film Gadis Kretek.
Perbincangan tentang film Indonesia belakangan menjadi topik hangat, tak hanya di kalangan sineas, masyarakat biasa sampai para pejabat pun membawa tren dari film ke kesehariannya. Kebaya janggan ala Dasiyah dari serial Gadis Kretek tiba-tiba menjadi tren mode kekinian dan tak sedikit pula masyarakat yang bernostalgia dengan lagu ikonik Petualangan Sherina. Ini pertanda, ekosistem perfilman semakin sehat.
Tahun 2023 bisa dibilang menjadi tahun terbaik bagi perfilman Indonesia. Sebanyak 17 judul film Indonesia yang tayang di bioskop yang berhasil menembus 1 juta lebih penonton, 7 di antaranya ditonton lebih dari 2 juta penonton. Ini memecahkan rekor tahun 2019 dengan 15 judul film.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 26 dengan judul "Menjaga Kesehatan Ekosistem Film Indonesia".
Baca Epaper Kompas