logo Kompas.id
HumanioraPenipuan Lowongan Kerja Daring...
Iklan

Kejahatan Teknologi Digital

Penipuan Lowongan Kerja Daring Jadi Ancaman Negara-negara di ASEAN

Penipuan tenaga kerja melalui daring menjadi ancaman bagi anak-anak muda. Masyarakat harus waspada jika ada tawaran kerja di luar negeri tanpa rekrutmen jelas.

Oleh
SONYA HELLEN SINOMBOR
· 1 menit baca
Judha Nugraha, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (tengah) pada Regional Conference The Simultaneous Movement For Combating Human Trafficking In ASEAN Countries Region di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (8/11/2023). Selain Judha, pada diskusi dengan tema Misuse of Technology in Trafficking in Persons (Scamming) juga tampil sebagai pembicara Wahyu Susilo, Executive Director of Migrant CARE (paling kanan); Jeffrey Labovitz, Chief of Mission International Organization for Migration Indonesia (paling kiri); dan Aileen Constantino, Director of ATIKHA Programme Coordinator of ILO Philippines (hadir daring)
KOMPAS/SONYA HELLEN SINOMBOR

Judha Nugraha, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (tengah) pada Regional Conference The Simultaneous Movement For Combating Human Trafficking In ASEAN Countries Region di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (8/11/2023). Selain Judha, pada diskusi dengan tema Misuse of Technology in Trafficking in Persons (Scamming) juga tampil sebagai pembicara Wahyu Susilo, Executive Director of Migrant CARE (paling kanan); Jeffrey Labovitz, Chief of Mission International Organization for Migration Indonesia (paling kiri); dan Aileen Constantino, Director of ATIKHA Programme Coordinator of ILO Philippines (hadir daring)

BADUNG, KOMPAS — Tindak pidana perdagangan orang dengan modus penipuan daring yang menawarkan pekerjaan dengan gaji tinggi di luar negeri atau online scamming menyasar anak-anak muda. Kejahatan ini kini menjadi ancaman besar di negara-negara di ASEAN. Ribuan anak muda Indonesia dikirim ke Kamboja dan Myanmar dan berisiko mengalami eksploitasi, perbudakan, dan penyiksaan.

Sepanjang empat tahun terakhir (2020- Oktober 2023) di Asia Tenggara terdapat lebih dari 3.317 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan tenaga kerja daring. Jumlah korban ini diperkirakan masih terus bertambah.

Editor:
ICHWAN SUSANTO
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 5 dengan judul "Penipuan Lowongan Kerja Daring Jadi Ancaman Negara-negara di ASEAN".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan
Memuat data...