Pengukuran IKM
Tren Angka Kemiskinan Menurun
Indonesia terus berupaya untuk mencapai target tingkat kemiskinan ekstrem agar mendekati 0 persen,
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F07%2F17%2Fab49a7bc-bfc1-4d5e-ba06-46bcc16dd4ba_jpg.jpg)
Mainan anak diletakkan di antara bedeng rumah yang berada di kawasan hunian semipermanen padat penduduk di Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (17/7/2023).
JAKARTA, KOMPAS — Selama sembilan tahun, pada periode tahun 2012-2021, tren angka kemiskinan multidimensi di Indonesia mengalami penurunan dari 49 persen pada tahun 2012 menjadi 14,3 persen pada tahun 2021. Penurunan jumlah penduduk miskin multidimensi sekitar 80 juta jiwa, dari 120,1 juta jiwa pada tahun 2012 menjadi 38,95 juta jiwa pada tahun 2021.
Tren angka kemiskinan multidimensi tersebut ditemukan Lembaga Riset dan Advokasi Kebijakan Publik The Prakarsa ketika melakukan pengukuran Indeks Kemiskinan Multidimensi (IKM) Indonesia 2012-2021.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 8 dengan judul "Tren Angka Kemiskinan Menurun".
Baca Epaper Kompas