Pemulihan Lingkungan
Memori Hari-hari Lampau di Sungai Batanghari
Sungai Batanghari sejak dulu jadi sumber kehidupan masyarakat Jambi dan Sumatera Barat. Kondisi itu berubah saat sungai tercemar.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F06%2F30%2Fa1682491-b609-4231-8e6f-299df035f316_jpeg.jpeg)
Suasana Sungai Batanghari di Jambi, Sabtu (24/6/2023). Sungai terpanjang di Sumatera ini punya jejak sejarah panjang sebagai sumber kehidupan masyarakat sejak dulu. Namun, kini sungai tersebut tercemar.
Ada satu topik yang selalu disebut warga ketika bicara soal Sungai Batanghari. Sungai yang hulunya ada di Sumatera Barat dan hilirnya di Jambi itu dulu adalah tempat warga menghabiskan waktu saat kanak-kanak. Kini, warga bahkan enggan berenang di sana karena airnya yang keruh dan kotor.
Ingatan masa kecil Sambawi HB (69) mengalir bebas saat ia ditanyai soal Sungai Batanghari. Ceritanya melompat-lompat, dari tahun 1980-an, tahun 2020-an, hingga zaman ia kecil (yang jika dirunut, berarti tahun 1950-an). Sederhananya, Sambawi tahu benar bagaimana sungai ini berevolusi selama tujuh dekade terakhir.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 8 dengan judul "Memori Hari-hari Lampau di Sungai Batanghari".
Baca Epaper Kompas