Kesehatan Anak
Imunisasi Ganda Tingkatkan Proteksi pada Anak
Cakupan imunisasi yang menurun selama pandemi harus ditingkatkan untuk mencegah kejadian luar biasa ataupun wabah penyakit berbahaya. Imunisasi kejar dengan pemberian suntikan ganda pun dapat dilakukan.

Niskala Bintang (4 bulan) dipangku oleh neneknya sedang disuntik untuk mendapatkan imunisasi di Posyandu Cempaka, RW 14, Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, Jumat (14/4/2023). Imunisasi sangat diperlukan untuk melindungi anak dari penularan penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi (PD3I), seperti difteri, tetanus, polio, serta campak.
Tangis Niskala Bintang (4 bulan) langsung terdengar di seluruh ruangan Posyandu Cempaka RW 14, Karang Tengah, Tangerang, Banten, Jumat (14/4/2023) siang, setelah kader posyandu menyuntikan vaksin pentabio (DPT-HB-Hib) 3 di paha kirinya. Tangisannya semakin menjadi ketika suntikan kedua berisi vaksin PCV 2 diberikan di paha kanannya.
Seketika, Oscar (2 tahun) dan Shabila (3 tahun) yang sedang bermain boneka kayu langsung terdiam. Sambil menunjuk Niskala, Oscar bertanya pada ibunya, “Ma, itu kenapa adiknya menangis?” “Lagi diimunisasi,” jawab ibunya.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 26 dengan judul "Imunisasi Ganda Tingkatkan Proteksi pada Anak".
Baca Epaper Kompas