PERJALANAN
Senja Merona di Barcelona
Tak ada kehidupan malam di Spanyol. Warga negeri itu hanya memperpanjang hari. Begitu pernah dikatakan Ernest Hemingway.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F01%2F26%2Fe5c3fcd9-b5a9-4f41-8bb6-6a5269a1c1fe_jpg.jpg)
Dua menara (tower) di tepi pantai Barcelona terlihat di kejauhan dari kapal yacht yang berlayar dari perairan lepas pantai Barcelona, Spanyol, 9 Desember 2023.
Di Spanyol tidak ada kehidupan malam. Di sana orang-orang begadang hingga larut malam dan bangun terlambat. Namun, itu bukan kehidupan malam. Mereka hanya memperpanjang hari. Begitu Ernest Hemingway, novelis peraih Nobel Sastra 1954, pernah menyebut. Lima hari berada di Negeri Matador, pekan kedua Desember 2023, waktu serasa berjalan melambat.
Akhir Oktober 2023, sepucuk undangan—melalui kantor harian ini—datang. Lexus Asia, melalui kantor Lexus Indonesia, mengundang ke Valencia, Spanyol. Dalam perkenalan pada jamuan makan siang di Jakarta, beberapa hari sebelum keberangkatan, General Manager Lexus Indonesia Bansar Maduma, yang akan memimpin perjalanan, berkata: ”Kita akan singgah dulu di Barcelona.” Wow!
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 7 dengan judul "Senja Merona di Barcelona".
Baca Epaper Kompas