KEKAYAAN BUDAYA
Menjaga Kebanggaan terhadap Kain Tenun Endek Bali
Ketika rumah mode Christian Dior menghadirkan busana berbahan endek pada pameran koleksi busana musim semi dan musim panas 2021 Dior di ajang Paris Fashion Week di Perancis, September 2020, terpicu perasaan bangga.
Ketika rumah mode Christian Dior menghadirkan busana berbahan endek pada pameran koleksi busana musim semi dan musim panas 2021 Dior di ajang Paris Fashion Week di Perancis, September 2020, terpicu perasaan bangga terhadap produk tenun Nusantara dari Bali itu.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2F8f9cdd66-e180-4a40-84ed-e57c31d8e98b_jpg.jpg)
Kain tenun, termasuk endek, dapat dimasukkan sebagai karya seni karena merupakan hasil kerajinan tangan. Produk UMKM dan IKM Bali yang dipajang serangkaian pameran UMKM ”Bali Bangkit” di Taman Budaya Bali, Kota Denpasar, seperti didokumentasikan, Sabtu (9/1/2021).
Endek adalah satu dari kekayaan warisan budaya dan sekaligus produk lokal masyarakat Bali. Endek termasuk kain tenun bermotif yang diproduksi dengan teknik cukup rumit. Pembuatan motif pada endek, misalnya, dimulai dengan menyiapkan benang yang akan diwarnai sampai menenun benang pakan di antara benang lungsin.