industri keuangan
Peningkatan Kredit Bank Tak Seagresif Pertumbuhan ”Net Interest Margin”
NIM perbankan yang sempat mengalami tren penyusutan pada triwulan I-2024, diproyeksikan membaik di akhir tahun.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F03%2F28%2Fb92c42c9-67f9-4133-a689-5b2baf13c051_jpg.jpg)
Petugas dari Bank Indonesia mempersiapkan uang baru berbagai pecahan di layanan kas keliling terpadu yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama perbankan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (28/3/2024). Kegiatan penukaran uang baru tersebut berlangsung selama empat hari hingga Minggu (31/3/2024).
JAKARTA, KOMPAS — Penyaluran kredit oleh perbankan meningkat di pengujung semester I-2024. Kinerja ini diharapkan sejalan dengan peningkatan net interest margin atau pendapatan bunga bersih. Meski diprediksi pendapatan bunga bersih tidak meningkat agresif, indikator ini menjadi daya tarik investor di pasar modal kembali ke saham perbankan.
Berdasar survei Perbankan Bank Indonesia yang dirilis pada Selasa (23/7/2024), mengindikasikan penyaluran kredit baru pada triwulan II-2024 meningkat. Hal ini tecermin dari nilai penyaluran kredit baru sebesar 89,1 persen, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang 60,8 persen. Meningkatnya pertumbuhan penyaluran kredit baru tersebut terjadi pada hampir seluruh jenis kredit, kecuali kredit konsumsi.