Infrastruktur Telekomunikasi
Satria-1 Beroperasi Desember 2023, Satria-2 Mulai Disiapkan
Rencana pengadaan proyek satelit Satria-2 harus dihitung ulang kebutuhannya berdasarkan kapasitas yang ada pada Satria-1 dan pemancar 4G yang terpasang di daerah pelayanan universal.

Satelit Satria-1 atau disebut juga Nusantara 3 meluncur menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX dari landas luncur 40 di Pangkalan Angkatan Antariksa Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Minggu (18/6/2023) pukul 18.21 waktu setempat atau Senin (19/6/2023) pukul 05.21 WIB.
JAKARTA, KOMPAS — Satelit Republik Indonesia atau Satria-1 akan mulai beroperasi penuh pada akhir Desember 2023. Fungsi satelit ini masih sama seperti awal direncanakan, yaitu melayani kebutuhan akses internet instansi layanan publik mulai dari sekolah hingga puskesmas. Sembari Satria-1 bekerja, Pemerintah Indonesia mulai menggagas proyek satelit Satria-2.
Satria-1 diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (18/6/2023) waktu setempat. Per Selasa (31/10/2023), Satria-1 berhasil memasuki orbit geostasioner dan menempati orbit 146° Bujur Timur. Posisi ini tepat di atas Pulau Papua.