bahan bakar minyak
ESDM: Tak Ada Pembahasan Subsidi Pertamax
Sebelumnya, sempat mengemuka wacana subsidi Pertamax, BBM dengan nilai oktan (RON) 92, untuk disubsidi, guna meningkatkan penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan. Saat ini, yang dominan ialah Pertalite (RON 90).
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2018%2F07%2F02%2F2752c411-9944-4d78-a2a0-dbca432168cf_jpg.jpg)
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax di SPBU 31.129.02 di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (2/7/2018).
JAKARTA, KOMPAS โ Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan tak ada pembahasan terkait rencana subsidi bahan bakar minyak jenis pertamax maupun penerbitan regulasi yang mendorong penggunaan bahan bakar ramah lingkungan. Yang bisa dilakukan saat ini, dalam rangka mengurangi polusi udara, baru sebatas imbauan-imbauan.
Sebelumnya, sempat mengemuka wacana subsidi pertamax, bahan bakar minyak (BBM) dengan nilai oktan (RON) 92, untuk disubsidi, guna meningkatkan penggunaan BBM yang tingkat emisinya lebih rendah. Pasalnya, di tengah polemik polusi udara, pertalite (RON 90) masih dominan digunakan oleh masyarakat.