PROYEKSI EKONOMI
Ekonomi Indonesia Kembali ke Jalur Pertumbuhan Normal
Setelah melemah akibat pandemi sepanjang 2020-2021 serta terangkat oleh kenaikan harga komoditas global dan efek basis rendah pada 2022, perekonomian Indonesia dinilai telah kembali ke jalur pertumbuhan normal.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F06%2F19%2F3a7c104a-72ec-4432-96cf-b9bf27bd1908_jpg.jpg)
Para pekerja menaiki anak tangga jembatan penyeberangan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, saat jam pulang kerja pada Senin (19/6/2023). Ekonomi Indonesia tumbuh 5,03 persen secara tahunan pada triwulan I-2023.
JAKARTA, KOMPAS — Perekonomian Indonesia pada pertengahan tahun ini diperkirakan bakal kembali melanjutkan tren pertumbuhan di kisaran 5 persen. Indonesia dinilai punya modal yang cukup untuk menavigasi risiko perlambatan ekonomi jangka pendek sembari melepaskan diri dari jerat pertumbuhan ”autopilot” menuju negara berpendapatan tinggi.
Sebelumnya, ekonomi Indonesia terkontraksi dan melemah akibat pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020-2021. Pada 2022, ekonomi meroket akibat kenaikan harga komoditas global dan efek basis pertumbuhan tahun sebelumnya yang rendah. Kini, ekonomi Indonesia dinilai telah kembali ke jalur pertumbuhan normal di kisaran 5 persen.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 8 dengan judul "Ekonomi RI Kembali ke Jalur Pertumbuhan Normal".
Baca Epaper Kompas