logo Kompas.id
EkonomiPerencanaan Perjalanan hingga ...
Iklan

Jelajah Energi dan Vakansi

Perencanaan Perjalanan hingga Kebutuhan SPKLU

Kendaraan listrik mulai dilirik. Namun, sederet pertanyaan masih menghinggapi warga terkait keandalan, perawatan, baterai hingga infrastruktur pendukung. Ini jawaban pabrikan hingga pemerintah.

Oleh
MELATI MEWANGI, DEFRI WERDIONO, ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
Aneka jenis penghubung penambah daya di SPKLU di depan Kantor PLN Denpasar, Denpasar, Bali, Selasa (13/9/2022).
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Aneka jenis penghubung penambah daya di SPKLU di depan Kantor PLN Denpasar, Denpasar, Bali, Selasa (13/9/2022).

Kendaraan listrik mulai dilirik. Namun, sederet pertanyaan masih menghinggapi warga baik terkait keandalan, perawatan, dan baterai. Juga, tentang kesiapan infrastruktur pendukungnya seperti seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Pada mobil listrik misalnya. Seringkali, ketahanan baterai dan proses pengisiannya menjadi pertanyaan, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh. Sebab, berbeda dengan mobil berbahan bakar minyak (BBM) yang dapat dengan mudah menemukan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di manapun, SPKLU jumlahnya amat jauh lebih sedikit.

Editor:
ANGGER PUTRANTO
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 2 dengan judul "Perencanaan Perjalanan hingga Kebutuhan SPKLU".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan
Terpopuler