logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊPetani Tebu Ajukan Empat...
Iklan

Petani Tebu Ajukan Empat Permintaan ke Pemerintah

Selisih harga lelang gula petani dengan harga gula pasir di pasar konsumsi sangat lebar. Gula petani dihargai Rp 11.500 per kg, sedangkan gula di pasar konsumsi Rp 14.400 per kg.

Oleh
Hendriyo Widi
Β· 1 menit baca
Sejumlah buruh tani menaikkan tebu yang baru dipanen ke truk di Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/7/2020). Buruh panen tebu tersebut didatangkan dari Grati, Pasuruan. Untuk memanen tebu sebanyak satu truk dibayar Rp 50.000. Tebu-tebu yang dipanen untuk memenuhi produksi gula di PG Candi Baru.
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA (BAH)

Sejumlah buruh tani menaikkan tebu yang baru dipanen ke truk di Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/7/2020). Buruh panen tebu tersebut didatangkan dari Grati, Pasuruan. Untuk memanen tebu sebanyak satu truk dibayar Rp 50.000. Tebu-tebu yang dipanen untuk memenuhi produksi gula di PG Candi Baru.

JAKARTA, KOMPAS - Pada musim giling tebu tahun ini, petani mengajukan empat permintaan kepada pemerintah. Mereka meminta harga gula petani dijaga, realisasikan subsidi gula petani Rp 1.000 per kilogram, hentikan impor gula konsumsi dan bahan bakunya, serta perbaiki neraca gula nasional.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) Soemitro Samadikoen, Sabtu (6/8/2022), mengatakan, pemerintah perlu menjaga harga gula petani pada musim giling tebu dan lelang di level Rp 12.500 per kilogram (kg). Saat ini, harga gula petani masih di kisaran harga pokok pembelian (HPP), yakni Rp 11.500 per kg, bahkan ada yang menawar di bawah itu.

Editor:
MUHAMMAD FAJAR MARTA
Bagikan