BAHAN BAKAR MINYAK
Penerapan Persyaratan untuk Beli Pertalite Masih Uji Coba
Seperti disiarkan di situs Pertamina, subsiditepat.mypertamina.id akan dibuka pada 1 Juli 2022. Masyarakat yang merasa berhak menggunakan pertalite dan solar dapat mendaftar lewat situs itu, nantinya akan terkonfirmasi.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F04%2F28%2F2436cf74-01e1-4b71-b27e-1d5c02dea2be_jpg.jpg)
Pedagang balon menjajakan dagangannya menyasar warga yang mengisi bahan bakar minyak di sebuah SPBU di Jalan Boulevard BSD Timur, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (3/4/2022). Kenaikan harga pertamax (RON 92) dari Rp 9.000 menjadi Rp 12.500 per liter membuat sejumlah konsumen beralih dari pertamax menjadi pertalite (RON 90) di harga Rp 7.650 per liter.
JAKARTA, KOMPAS — Persyaratan pengisian data di situs MyPertamina untuk pembelian bahan bakar minyak atau BBM jenis pertalite dan biosolar per 1 Juli 2022 masih bersifat uji coba di 11 kota di lima provinsi. Ketentuan yang bertujuan agar penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi lebih tepat sasaran itu untuk sementara hanya menyasar kendaraan roda empat ke atas.
Melalui siaran pers Senin (27/6/2022) sore, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasutio mengatakan, situs MyPertamina, yakni subsiditepat.mypertamina.id, akan dibuka pada 1 Juli 2022. Masyarakat yang merasa berhak menggunakan pertalite dan biosolar dapat mendaftar lewat situs itu dan nantinya akan terkonfirmasi sebagai pengguna terdaftar.