logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊBaru 17 Persen Aset BLBI ...
Iklan

Baru 17 Persen Aset BLBI Berhasil Disita

Satgas BLBI akan memprioritaskan perampasan aset terhadap 46 obligor dan debitor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 di antaranya berada di dalam negeri, sedangkan 11 lainnya diketahui berada di luar negeri.

Oleh
DIMAS WARADITYA NUGRAHA
Β· 1 menit baca
Taman di Pusat Makanan Taman Sari di Kawasan Lippo Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/12/2021). Lahan di pusat kuliner ini disita oleh Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI.
KOMPAS/HERU SRI KUMORO (KUM)

Taman di Pusat Makanan Taman Sari di Kawasan Lippo Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/12/2021). Lahan di pusat kuliner ini disita oleh Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI.

JAKARTA, KOMPAS β€” Pemerintah masih kesulitan melacak dan mendeteksi aset obligor dan debitor penerima dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp 91,29 triliun. Karena itu, sinergi antara Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI dan otoritas terkait terus diperkuat.

Sejak pembentukan Satuan Tugas (Satgas) BLBI pada April 2021 hingga akhir Maret 2022, Kementerian Keuangan mencatat jumlah aset dari obligor dan debitor BLBI yang telah disita pemerintah baru mencapai Rp 19,16 triliun atau 17 persen dari target. Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2021, total nilai aset BLBI mencapai Rp 110,45 triliun.

Editor:
MUHAMMAD FAJAR MARTA
Bagikan