Dorong Porsi Pinjaman Produktif dari Layanan Tekfin
Peningkatan porsi kredit sektor produktif dari penyedia layanan pinjam-meminjam berbasis teknologi diyakini positif bagi kemajuan UMKM. Asosiasi dukung regulasi tentang peningkatan rasio penyaluran kredit produktif.
JAKARTA, KOMPAS — Penyelenggara layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi didorong untuk semakin aktif membantu menyalurkan pinjaman kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Hal ini akan mempercepat pemenuhan kebutuhan pembiayaan mereka.
Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi di sela-sela diskusi ”Flashback! Peran Fintech Lending dalam Akselerasi Inklusi Keuangan kepada Sektor UMKM” di Jakarta, Selasa (23/11/2021), menyebutkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mempertimbangkan agar rasio penyaluran pinjaman produktif dari penyedia layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi mencapai 25 persen.