logo Kompas.id
โ€บ
Ekonomiโ€บBerbagi Cuan pada Hari...
Iklan

Berbagi Cuan pada Hari Kemenangan

Berbagi di hari raya berangkat dari hasrat manusia untuk saling memberi. Ke depan, kebajikan ini sebaiknya tidak berhenti sebagai aksi aksidental. Kedermawanan juga harus diarahkan untuk menyelesaikan masalah struktural.

Oleh
INSAN ALFAJRI
ยท 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/eGKkNKbEHANzK7vL-u5MQLHUSJg=/1024x717/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F04%2F773a4c1a-8af0-4435-a127-6cc42ffa90a8_jpg.jpg
KOMPAS/KRISTI DWI UTAMI

Warga menunjukkan uang pecahan Rp 5.000 yang ditukarkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Jawa Tengah, Kamis (22/4/2021).

Lebaran telah tiba. Hatiku gembira. Begitulah keriangan anak-anak atau anggota keluarga di hari raya. Bagaimana tidak, Lebaran membuat mereka mendadak cuan. Duit mengalir dari sejumlah sanak saudara.

Irvan, warga Petukangan Utara, Jakarta Selatan, menarik uang kartas Rp 6 juta dari bank. Sebanyak Rp 3 juta ditukar dalam pecahan Rp 10.000, separuhnya lagi ke dalam pecahan Rp 5.000.

Editor:
M Fajar Marta
Bagikan